Tags

, , , , , ,

Pernikahan jaman sekarang banyak dilaksanakan di berbagai macam venue, dari rumah mempelai, gedung, restoran, atau pun taman. Ada beraneka macam alasan yang melatarbelakangi calon pengantin dalam memilih tempat pernikahan dan resepsinya. Surabaya juga menawarkan alternatif lokasi pernikahan dari yang sederhana hingga mewah.

Gedung adalah pilihan kami dalam melangsungkan pernikahanku nanti. Seperti yang telah saya ulas di postingan sebelumnya, butuh waktu cukup lama untuk mendapatkan lokasi idaman. Beberapa pertimbangan kami dalam memilih gedung antara lain :

  • Lokasi dekat rumah dan mudah dijangkau. Hal ini untuk memudahkan tamu untuk datang ke  resepsi baik menggunakan sepeda motor maupun mobil. Karena sebagian besar tamu adalah tetangga rumah, sehingga kami memilih lokasi di sekitar Surabaya Selatan.
  • Ruangan dan parkiran cukup menampung tamu.
  • Sesuai budget. Tidak hanya harga pemakaian gedung sajaa, charge fasilitas juga kami perhatikan.
  • Sesuai tema yang diinginkan. Indoor atau outdoor.
  • Pertimbangan tambahan : keramahan staf/manajemen, jenis paket yang ditawarkan (bila ada), kemudahan untuk mendekor gedung (dapat menghemat tarif dekorasi jika gedung tidak perlu banyak dihias), kemungkinan cuaca buruk (khususnya untuk outdoor).


Saya dan keluarga awalnya memilih tempat yang praktis dan sesuai tema. Konsep Night Outdoor sempat membuat mama dan papa jatuh cinta. Restoran Agis di wilayah Surabaya Selatan menjadi first loved venue kami.

Restoran Agis terletak di Surabaya selatan, pas di selatan Masjid Agung Surabaya. Plusnya : Restoran ini memiliki dua venue, indoor dan outdoor. Konsep ruangan indoor dapat menampung sekitar 500 orang (kayaknya sih),  sedangkan outdoor lebih banyak, (mungkin) sekitar 900 orang. Agis dilengkapi dengan kolam yang cukup luas, sehingga pelaminan dapat berupa poolside decoration. Selain itu Agis juga menawarkan beberapa tipe paket dan dapat merangkap EO. Minusnya : kami tidak dapat menggunakan catering dari luar. Dan jika mengambil satu paket langsung, kami terbatas hanya dapat memilih vendor yang merupakan rekanan mereka.

Tepinya bisa untuk pelaminan, sayangnya pas kunjung ke sini, pengantin tidak memilih pelaminan dekat kolam

Penampakan Dalam Outdoor Restoran Agis. Benernya tepinya bisa untuk pelaminan, sayangnya pas kunjung ke sini, pengantin tidak memilih pelaminan dekat kolam

Ini Tepian Jalan untuk lokasi beberapa menu. Agak sepi karena acara belum mulai

Ini Tepian Jalan untuk lokasi beberapa menu. Agak sepi karena acara belum mulai

Pucuk dicinta ulam pun tiba, Agis kosong pada tanggal rencana pernikahan saya. Papa Mama merasa cocok. Untuk mengamankan “posisi”, kami melakukan DP. Beberapa saat kemudian, setelah melakukan survey lebih detail, akibat beberapa alasan, kami pindah venue. Karena telah melakukan DP, Mama Papa merasa sayang kalau uangnya harus “hangus”, akhirnya diputuskan untuk menggunakan Agis sebagai tempat perayaan sweet 17th Dek Dela bulan Juli nanti. Pihak manajemen Agis sangat ramah dan baik, kami pun tidak dipersulit untuk melakukan oper DP acara, Alhamdulillah…

Melepas Agis artinya kami harus mencari gedung lain yang sesuai dengan kata hati kami. Survey pun dilakukan, dari mengikuti forum di weddingku, mewawancarai ibu ibu tetangga yang sudah pernah mengadakan gawe, hingga langsung terjun ke lapangan.

Alhamdulillah kami menemukan yang cocok. BK3S Sasana Tribuana Tungga Dewi di Jalan Tenggilis pun menjadi pilihan kami! Fiuh dibutuhkan waktu sekitar seminggu untuk melakukan survey, DP Agis, hingga DP BK3S. Lega rasanya karena pemesanan gedung kami lakukan kurang dari H-5 bulan acara. Beruntungnya! Untung saja masih ada yang kosong… hehehe😀

Sumber : http://bk3sconventioncenter.com/

Penampakan Depan. Sumber : http://bk3sconventioncenter.com/

BK3S saat didekor, tapi bukan nikahan saya lo hehe. Sumber : http://bk3sconventioncenter.com/

BK3S saat didekor, tapi bukan nikahan saya lo hehe. Sumber : http://bk3sconventioncenter.com/

Untuk info lengkap mengenai gedung ini, kunjungi BK3S . Sekian!😀