Menikmati Kota Dan Kuliner Makassar Selama Dua Hari

Menikmati Kota Dan Kuliner Makassar Selama Dua Hari

Hua… Sebenarnya liburannya sudah dua bulan lalu, namun apa mau dikata, saya baru sempat menuliskan ceritanya. Jadi saya, suami dan Mas Adam berlibur di Makassar selama 2malam. Tujuan awalnya adalah menghadiri resepsi sahabat suami… lalu iseng-iseng lanjut untuk liburan. Selama di Makassar kami menginap di hotel Arthama Lossari dan menggunakan motor untuk jalan-jalan bertiga.

Baca : Menginap di Hotel Arthama Lossari Makassar (REVIEW)
Baca : Pertama Kalinya ke Makassar

MALL TRANSTUDIO MAKASSAR

Selama di Makassar, kami menjelajahi mall ini dua kali untuk mencari restoran yang toddler friendly. Kebetulan motor sewaan belum datang sehingga kami menggunakan aplikasi taksi online untuk pergi ke mall. Mall ini cukup besar namun hanya 3lantai (kalau tidak salah). Lantai dasar terdiri dari restoran plus Trans Studio, lantai 2 dan 3 untuk gerai toko.

Saat itu, kami tidak mencoba Trans Studio karena Mas Adam belum bisa menikmati. HTM Trans Studio saat itu 150k/orang, anak-anak membayar 50% dari harga berlaku. Selain makan di resto, kami menyempatkan menghibur Mas Adam main ’mobil-mobilan’ dan ‘kuda-kudaan’ (masing-masing 20K selama 15menit)

 

PANTAI AKKARENA MAKASSAR

Setelah puas jalan-jalan, kami kembali ke hotel untuk bebersih. Lalu sorenya kami mengendarai motor ke pantai kota, namanya Pantai Akkarena. Pantainya relatif dekat dari Hotel, hanya 10menit. Pantai Akkarena luas dan child friendly. Ada banyak spot mainan untuk anak-anak. Tidak lupa sebagai Duta Odong-Odong Nasional, Mas Adam juga menyempatkan diri naik Odong-Odong.

Di pantai ini pengunjung bisa berpiknik, main layangan, main pasir, sedikit kecek-kecek di air dan menikmati sunset. Kami jalan bertiga di pasir pantai sambil mengobrol. Mas Adam suka sekali di pantai ini. Ia berkeliling-liling tanpa sandal sambil teriak-teriak. Tak lupa ia pun turut turun ke pinggir pantai bersama papanya. Sayangnya hari itu agak berawan, sehingga kami bertiga tidak menunggu hingga matahari terbenam.


BENTENG FORT ROTTERDAM

Di hari kedua, kami sudah dandan cantik dan ganteng untuk menghadiri nikahan Dhena dan Rini di Hotel The Rinra Makassar. Akad nikah dilangsungkan pukul 09.00 dan selesai jam 12.00,. Seusai dari nikahan, kami kembali ke hotel untuk berganti pakaian dan mbolang ke Benteng Fort Rotterdam

Benteng Fort Rotterdam terletak di Jalan Ujung Pandang. Dari hotel kami menempuh perjalanan 10menit ke arah yang berlawanan dengan Pantai Akkarena. Matahari Makassar kala itu cukup terik, guys, kalau kesini harus selalu sedia UV-protector dengan SPF tinggi, hehe.

Fort Rotterdam merupakan benteng peninggalan Kerajaan Gowa Tallo. Menurut sejarah, nama asli benteng ini adalah Benteng Ujung Pandang. Namanya berubah menjadi Fort Rotterdam ketika Kerajaan Gowa Tallo harus menandatangani perjanjian Bungayya, dimana salah satu pasal menyebutkan bahwa benteng ini harus diserahkan ke Belanda. Nama Rotterdam sendiri diambil dari nama tanah kelahiran Cornelis Speelman (Gubernur Jenderal Hindia Belanda kala itu)

Saat memasuki Fort Rotterdam, pengunjung diwajibkan mengisi buku tamu. Meski saat itu panas sekali, kami bertiga bersemangat menjelajahi isi benteng ini. Kami disuguhkan hamparan taman hijau luas yang berada di tengah-benteng.

Di kompleks benteng ini terdapat Museum La Galibo. Museum ini memuat banyak referensi mengenai sejarah kebesaran Makassar. Selain itu di dalam museum ini ada koleksi prasejarah, naskah, hasil kesenian, peralatan peradaban yang dibuat dan digunakan oleh suku Bugis, Makassar, Toraja.

Setelah puas putar-putar benteng, kami naik ke sisa reruntuhan benteng untuk melihat pemandangan Kota Makassar dari atas… dan tidak lupa selfie di depan tulisan FORT ROTTERDAM.

 

PANTAI LOSSARI

Setelah dari Fort Rotterdam, kami mencari makan laluuuuu menghabiskan sore di Pantai Lossari. Awalnya kami mengira pantai Lossari ini seperti pantai Akkarena, ternyata beda, ia seperti pantai taman kota. Pesisir Lossari sangat ramai dengan pengunjung. Memang sih suasananya enak banget untuk lihat pemandangan perahu dan menikmati angin sepoi-sepoi.

Saya dan suami hanya duduk berdua sambil mengawasi Mas Adam yang ngejar-ngejar anak orang. Banyak anak kecil sedang bermain sesuka hati mereka, dari yang sekedar lari-larian, main petak umpet, tembak-tembakan, dsb. Senang sekali bisa merasakan waktu dimana duduk, santai tanpa memikirkan beban hidup :p

 

MEMBURU KULINER MAKASSAR

Selain jalan-jalan, kami juga mencoba aneka macam kuliner Makassar, lho. Malam pertama di Makassar sukses membuat kami menggendut, bagaimana tidak, kami mencicipi palubasa dan sop konro dalan 3jam! Suasana malam Makassar membuat kami lapar mata. Saya pribasi sangat menikmati setiap putaran roda motor melaju di tengah kota ini. Aura malamnya seperti di Surabaya, jalanan luassss, dataaarrr dan banyak orang jualan. Maklum, lahir-besar di Surabaya lalu menetap di Balikpapan pasti kangen sama jalan raya lebar dan datar :p

Namun sayangnya saat gerilya kuliner saya sama sekali tidak sempat mengambil foto T.T

KULINER 1 : PALUBASA SERIGALA

Palubasa Serigala ini adalah salah satu makanan paling terkenal di Makassar. Lokasinya terletak di jalan Serigala. Hidangan palubasa ini seperti coto makassar, ia berkuah dan ada suwiran serundengnya. Isinya bisa daging hingga jeroan sapi. Sebagian orang suka sekali menambahkan telur mentah langsung di kuah panasnya. Yummy! Rasanya emang juara banget. Mas Adam aja habis satu mangkok. Disini kami memesan 3palubasa, 3nasi putih, 1es teh manis dan 1es jeruk. Total yang harus kami bayar 64ribu sajaaah!

 

KULINER 2 : KONRO KAREBOSI

Dari Palubasa Serigala kami bergerak ke konro KAREBOSI. Karebosi ini diambil dari nama lapangan/alun-alun tempat asal kuliner ini berdiri. Depotnya memiliki 2lantai, baru datang langsung disambut aroma semerbak asap bebakaran iga. HUAAA. Kami mengambil lantai atas dan memesan 2nasi putih, sop konro, konro bakar dan 2es jeruk (total bon 134K). Kali ini Mas Adam berbagi porsi sama Mama Papanya, maklum baru sejam sebelumnya makan palubasa.

Konro merupakan iga sapi yang disajikan se-tulang-tulangnya yang besar-besar. Bumbunya enaak banget. Suami paling suka konro bakar, yaitu iga dibakar dan diberi bumbu kacang plus dihidangkan dengan kuah sop. Walaaaah, perut kami benar-benar dimanjakan dengan kolesterol dalam semalam. Enak banget. Konro harus dimakan saat hangat-panas ya, kalau sudah agak dingin, biasanya lemaknya keluar dan bikin nggadel kalau kata orang jawa.

 

KULINER 3 : COTO MAKASSAR (ALA HOTEL THE RINRA)

Setelah semalaman dihajar dengan aneka lemak, awalnya kami sudah tidak terlalu memburu kuliner Makassar. E e e ternyata di resepsi nikahan Dhena dan Rini ada Coto Makassar, YEY! Akhirnya kami bertiga komplit menyantap main course ala Makassar. Coto Makassar ini salah satu menú paling laris di nikahan mereka. Rasanya? Mantap euy!

 

KULINER 4 : AYAM GORENG SULAWESI 205

Malam terakhir di Makassar kami diundang Dhena dan Rini untuk makan malam bersama di Ayam Goreng Sulawesi 205. Depot yang terletak di jalan sulawesi ini merupakan usaha keluarga Rini. Ayam goreng ini disajikan bersama nasi dan sop. Awalnya saya kira rasanya biasa saja………….. tapi ternyata enak banget, apalagi sambelnya. Menurut pemilik, resep sambalnya memang sudah warisan. Mas Adam yang sudah makan pasta di sore hari aja masih mau makan lagi di sini.

Overall, kami bertiga sangat puas berlibur di Makassar selama 2hari 2malam! Banyak sekali yang bisa dinikmati di kota ini. Rasanyaaaa suatu saat kami ingin kesini lagi mengunjungi wisata dan kuliner lainnya 😀

Advertisements

One thought on “Menikmati Kota Dan Kuliner Makassar Selama Dua Hari

  1. Oca, baca ini aku langsung ngidam sama makanan2 yang disebutin hahaa. Aku lahir sampe umur 10 tahun tinggal di Sulawesi Selatan, jadi coto makassar, sop konro, dll itu favorit banget. Seru banget ya keliatannya liburannya, singkat tapi berkualitas 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s