KE SAMARINDA : LOMBA PANAHAN DAN MAIN KE RUMAH ULIN ARYA

KE SAMARINDA : LOMBA PANAHAN DAN MAIN KE RUMAH ULIN ARYA

Pertengahan Agustus lalu, lagi-lagi kami bertiga pergi ke Samarinda. Kalau dihitung sudah ke-3 dalam enam bulan terakhir ini kami menginjakkan kaki ke ibu kota provinsi Kalimantan Timur. Untuk liburan kali ini bukan tanpa alasan, melainkan Papa DamDam mau berlaga di Kejuaraan Panahan Tradisional Kalimantan Timur Open 2017. YEEYY.


MENEMANI SUAMI LOMBA PANAHAN

Meski namanya Lomba Panahan Tradisional, Papa DamDam tidak menarik panah tradisional semacam horse bow atau turkish bow. Ia mendaftar untuk kategori barebow. Maklum, belum punya busur tradisional, apalagi latihan untuk lomba.

Pukul 10.00WITA kami sampai di Lapangan Panahan Tepi Sungai Mahakam. Papa DamDam melakukan pengecekan busur dan anak panah sembari daftar ulang. Saya dan Mas Adam menunggu saja di pinggiran melihat pemandangan kapal lalu-lalang. Acara lomba akan dimulai 13.30 selepas shalat Jumat, kami pun menyempatkan makan siang dulu di Big Mall Samarinda dan beribadah di Islamic Center Samarinda.

Mas Adam Mengamati Kapal Lalu Lalang

Jam menunjukkan waktu 13.30, puluhan peserta lomba sudah hadir dengan rombongan tim plus seragam kebanggaan. Kasihan Papa DamDam, ia berangkat sendiri tanpa ada tim, hehe. Saat itu ia menggunakan jersey kantor saya yang ada lambang TOTAL-nya. Dia mendaftarkan diri dari TOTAL PANAHAN.

Babak kualifikasi dimulai jam 14.00, peserta akan menembakkan 3anak panah dalam 120detik. Total ada 10x tembak alias 30anak panah yang harus diluncurkan. Jarak tembak adalah 20meter. Sesi ini membutuhkan skillfocus, dan endurance yang tinggi. Dari babak ini akan diambil 16besar untuk masuk ke babak aduan, alhamdulillah, Papa DamDam menduduki peringkat ke-8, alias lolos ke babak berikutnya.

Suami Berlaga di Babak Aduan

Babak aduan ini semakin seru karena setiap pemanah akan head to head 1-1. Peraih skor tertinggi di kualifikasi akan melawan peraih skor terendah. Urutan-2 akan melawan urutan ke-15. Karena Papa DamDam no.8, ia akan bertanding dengan urutan no.9

Babak aduan ini memiliki skema pertandingan sebagai berikut :

1)      Pemanah bertanding pada satu papan yang sama

2)      Pemanah meluncurkan anak panah bersama-sama tiap set dalam 120detik.

3)      Pemenang adalah yang pertama kali meraih 6poin

4)      Satu set akan menembakkan 3 anak panah (total 30poin)

5)      Menang = 2poin, Kalah = 0, Seri = 1

6)      Jika pada set ke 5 skor seri pada kedudukan 5-5, maka dilakukan shoot-off satu anak panah, dengan pemanah yang anak panahnya paling dekat ke titik tengah target, dinyatakan sebagai pemenang.

Babak aduan ini berlaku dari 16besar hingga final. Dari 16 akan terpilih 8pemenang, begitu seterusnya hingga penentuan juara di babak final. Aduan ini semakin membuat saya degdeg an, secaraaaaaa lawan suami semua membawa tim sorak. Kasihan suami saya hanya disemangati oleh istri dan anaknya. Belum lagi Mas Adam yang belum tahu konsep lomba, ikut-ikut tepuk tangan ketika lawan Papanya merebut poin kemenangan. HAHAHHAHAA.

Di aduan pertama Papa DamDam menang mudah (6-0), namun di aduan kedua, ia menang dramatis. Ia harus melakukan tembakan shoot off. Sayangnya Papa DamDam kalah di aduan ketiga (3-7) sehingga tidak dapat melaju ke final. Setelah kalah aduan ketiga, ia kembali berlomba untuk memperebutkan juara 3. Lawan suami adalah salah satu anggota klub panah kawakan di Samarinda. YEYYY meski cukup dramatis (6-4), Alhamdulillah suami pulang membawa medali juara 3! Selamat Sayang!!!! Traktiran!

Juara 3 YEEEE!!!

Lomba panahan selesai hingga maghrib tiba. Kami pun meluncur ke Hotel Midtown Samarinda (review menyusul ya). Di pagi harinya kami memutuskan untuk berwisata ke Rumah Ulin Arya!

 

MAIN KE RUMAH ULIN ARYA

Rumah Ulin Arya adalah salah satu wisata baru di Samarinda. Lokasinya terletak di Sempaja, Samarinda Utara. Dari hotel kami menempuh 30menit perjalanan via mobil pribadi. Apabila berangkat dari sekitaran Islamic Center / Big Mall Samarinda, dibutuhkan ~50menit untuk mencapai Rumah Ulin Arya ini.

Pintu Masuk Rumah Ulin Arya

Rumah Ulin Arya sangat cocok untuk family gathering karena terdiri dari booth camp (untuk outbond), gazebo keluarga, taman-taman, mini zoo, serta kolam renang sehat. Kolam diklaim sebagai kolam renang sehat karena rendah kaporit dan dilengkapi alat filter yang banyak. Harga tiket masuknya untuk weekday 70.000/orang, sedangkan weekend 90.000/orang. Harga ini sudah termasuk gazebo yang muat untuk 5orang tidur-tiduran. Oh ya, namun harga ini belum termasuk berenang ya, renang dikenakan tiket 30-40.000/orang (saya lupa tepatnya).

Tiket Masuk dan Peta Lokasi

Rumah Ulin Arya terbilang rimbun dan sejuk. Banyak pohon dan aneka macam tanaman yang menghiasi lokasi ini. Suasana dan hawanya sangat berbeda dengan Samarinda atau Balikpapan. Rasa-rasanya saya dapat menghabiskan waktu seharian sembari beristirahat di gazebo yang ditawarkan. Apalagi kalau bawa bekal dari rumah, wah pasti berasa piknik!

Mengingat Mas Adam belum bisa menikmati boothcamp dan kolam renang, kami hanya jalan-jalan di sekitar taman mengelilingi seluruh wisata ini. Kami pun hanya bisa berkunjung ke mini zoo. Jangan dipikir mini zoonya terdiri dari banyak hewan ya, hehe. Di Minizoo hanya ada kelinci, burung, dan kura-kura. Eh tapi Mas Adam sangat suka kelinci. Disini wisatawan bisa masuk dan memberi makan kelinci sepuasnya. Kami menghabiskan hampir 2jam untuk menyenangkan anak lanang memberi makan kelinci. HAHAHA.

Setelah Mas Adam puas bermain dengan kelinci, kami pun pulang. Sayang sekali sebelumnya kami tidak tahu bahwa Rumah Ulin Arya memberikan kesan wisata seperti piknik. Sebenarnya banyak sekali yang bisa dieksplor di sini.  Mungkin nanti kalau main lagi ke Samarinda bisa disempatkan kesini lagi.

Advertisements

4 thoughts on “KE SAMARINDA : LOMBA PANAHAN DAN MAIN KE RUMAH ULIN ARYA

  1. Haiii dixieeeeee salam kenal. Mungkin bisa coba archery kalau tertarik.

    Wkwk thanks yaa. Aku juga akhirnya mengakui temanmu keren padahal awalnya aku kurang yakin :p

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s