Statements Mereka, Lebih Menguatkanku (2)

Selain pesan-pesan ini.. Ada juga pesan pesan dari Cici dan Rahmi…

 

BERI AKU SESUATU YANG SULIT, MAKA AKU AKAN BELAJAR!
(Andrea Hirata)
SEMANGAT talah cantik! Kamu lho jagoan, bisa deh bertahan di kondisi apapu. Hehehe setengah amphibi gitu 😛
Biarpun kamu tau ini sulit, dan aku tau kamu bisa.

Jangan lupa minta pendampingan-Nya Alloh terus yah, MAHA PENOLONG.
Daaaan yaah seperti yang kamu tahu, aku akan terus berusaha selalu ada kalo kamu butuh.

Inget ya nduk, ada AKU, NANA, RAMOOON, BERTY dan semua temen2mu yang siap bantu kamu.
Just keep your spirit up, sayang!

ADA 3 HAL dalam hidup yang tidak boleh HILANG :
HARAPAN, SEMANGAT, dan KEIKHLASAN

Inget sayang. Hidup ini memiliki keterbatasan”

(Cici – Ashri Hayyu)

 

“Always try to find a meaningful need and fill it better than anyone else, sist…
KEEP YOUR FAITH AND BE STRONG THERE YAA!!!
Cup cup cup cup, muamuamuaaaa…”

(Ramon – Rahmi Agustina)

Tidak ada kata lain selain…
TERIMA KASIH KAWAN…
Ketulusan gak bisa bohong,
Kalian membuatku merasa disayangi dan dihargai…
Love love love…

Statements Mereka, Lebih Menguatkanku (1)

SUATU SAAT NANTI…
Ketika saya di Bandung tentu akan sering membuka catatan itu..
Dan kalimat kalian,
Pasti pasti pasti berulang kali menguatkanku…

 

“SEMANGAT MANUSIA TIDAK AKAN BERAKHIR KETIKA DIKALAHKAN!
SEMANGAT TERSEBUT BERAKHIR KETIKA MANUSIA ITU MENYERAH!
SEMANGAT YAH, OSALIANA”
(Opening Statement)

“Kata Imam Syafi’i, manisnya hidup baru terasa setelah lelah berjuang, jadi semangat yah, kerja keras disana.
Pasang muka tembok walopun beda sendiri, going the extra miles kalo kata A.Fuadi. Mungkin nanti kalau di tengah jalan ngerasa lelah, tengok aja ke belakang ada kita yang siap bantu nguatin pundak kamu, walopun Cuma sekedar doa dan semangat yang bisa kami kirim dari tempat kami masing masing dimanapun kami nanti.
I’m proud of you, ochaaa 🙂 ”
(Nana – Bin Hariyati)

“SELAMAT MENEMPUH PENDIDIKAN BARU,
meskipun bakal jauh, kamu masih punya kita yang deket di hati :p
SEMANGAT YA CALON MASTER ENG.
EVERYTHINGS GONNA BE OKAY :*
(Berty – Berty Septiyana)

Ini Waktu Kami Untuk (Sementara) Berpisah

Pindah ke Bandung merupakan suatu momen menyenangkan sekaligus mengharukan bagiku. Jelas bahwa aku akan hidup sendiri disana, belajar, sekolah, dan pulang dengan gelar Magister. Sebuah tanggung jawab yang cukup ampuh membuat bahu ini terasa ngilu membayangkan semuanya.

Memang baru ke Bandung tanggal 25 Agustus, namun 14 Agustus saya harus ke Jakarta, dan 17 Agustus akan mudik.. Sepulang mudik pun, saya langsung cabut ke Bandung tanpa kembali menginjakkan kaki ke Surabaya. Rencana terdekat ke Surabaya adalah WISUDA 105.

KLIK DISINI UNTUK SELENGKAPNYA

Ketika Alloh dapat Mengertiku, Namun Susahnya Aku Memahami-Nya

Ingat sekali, kala itu hari Jumat. Hari Jumat pertama aku menunaikan ibadah di Masjidil Haram. Bukan main ramainya Masjid Suci yang memiliki Ka’bah dimana selama ini menjadi kiblat umat islam di dunia. Orang Arab, Pakistan, Iran, Irak, Malaysia, Indonesia dan penjuru dunia lainnya tumplek blek untuk beribadah khusyuk di dalamnya.

Selama berada di Mekkah, kami lebih sering menggunakan bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, sehingga kami tidak pernah merasa kurang jika memang tidak bisa bahasa Arab, toh sebagian besar mengerti bahasa yang kami gunakan.Namun ternyata, hal ini menjadi teguran kecil di dalam hatiku.

BACA SELENGKAPNYA

Saya Siap Kembali Ke Bangku Kuliah !

Sebaik-baiknya rencana kita,

Masih lebih baik rencana Alloh untuk kita

Melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi memang cita-citaku sejak lama.

Akhir tahun 2011 lalu, saya sempat menjalani kuliah magister Statistika ITS dengan beasiswa Fast Track. Namun awal 2012, saya memutuskan untuk mundur dari perjuangan beasiswa akselerasi itu. Alasannya? Komplek, dari tidak sreg hingga keinginan untuk mencicipi kuliah NON-statistika.

Pernah kutuliskan mimpi, ya mimpi ke 67 untuk melanjutkan studi di luar negeri, tentunya dengan beasiswa, bukan memberatkan orang tua. Kusempatkan juga menulisnya dalam dunia maya.

Klik Disini Untuk Cerita Selengkapnya

Kado Terakhir Untuk Almamater Tercinta ITS

Harus dapat (kembali) merasakan panggung prestasi nasional

Menjadi Finalis Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional XXV di Tahun Terakhir

Dua hal itu merupakan mimpi ke sekian-sekian-sekian dari daftar mimpi yang aku buat dua tahun lalu. Keduanya merupakan mimpi di semester akhir, jika dan hanya jika saya belum berkesempatan untuk menyelesaikan studi 7 semester. Dan ternyata mimpi itu terkabul.. lewat satu kesempatan yaitu Pendanaan Proposal PKM oleh tim kami…

Tim itu adalah :

Osaliana Budiarto – Statistika ITS 2008 (saya)

Achmad Choiruddin – Statistika ITS 2009

Ary Miftakhul Huda – Statistika ITS 2009

Berbekal proposal PKM (Program Kreativitas Mahasiswa) bidang Penelitian, perjalanan ini dimulai.

Klik Disini Untuk Cerita Selengkapnya