Standard

Ketika rinduku pada-Mu tertunaikan

Tuhan..
Kali ini aku datang pada-Mu,
Bukan dengan pakaian compang camping untuk menangis mengadukan kesedihan..
Bukan dengan dagu mendangak untuk meminta segala urusan dunia..
Bukan dengan wajah penuh amarah untuk protes akan jalan yang Kau tuliskan.

Aku datang dengan hati penuh lega dan nafas ringan..
Sepenuhnya
Aku datang untuk bersyukur..
Berterima kasih..

Atas semua skenario-Mu khusus untukku.
Entah sempurna atau tidak.

Atas semua rizki dari-Mu.
Entah lebih atau kurang.

Atas memori hidup-Ku.
Entah tertulis dengan indah atau buruk.

Atas semua orang dalam hidupku,
yang datang lalu pergi
yang menyayangi maupun melukai.

Atas kesempatan memainkan lakonku dalam diorama dunia,

Yang semuanya membuatku
belajar
melihat
mengetahui
merasa
mengerti
memilah
memilih
meninggalkan
menghargai
melupakan

semoga akan tetap seperti ini, bahkan lebih baik..
Bersama malam dan percikan air suci serta gelaran sajadah ini,
Aku sampaikan semuanya pada-Mu..
Terima kasih 🙂

Advertisements

2 thoughts on “Ketika rinduku pada-Mu tertunaikan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s