Tags

, , , ,

Berbagai macam cara tersedia untuk merayakan ulang tahun teman. Salah satunya adalah tepung party. Kebetulan seorang teman baik saya, Zelvia Manggalasari (Fisika ITS) berulang tahun yang ke-20 pada 8 Februari 2010. Zelvy (nama panggilannya) adalah teman yang kukenal saat menjadi mahasiswa baru ITS. Kami sering satu ruangan dalam beberapa kuliah dan acara pelatihan. Dia bukan teman biasa, menurutku. Perlu cara berbeda dalam merayakan angka 20-mya tersebut..

Berbekal sedikit iseng dan kurang kerjaan, saya menghubungi Rina (Statistika ITS), Fani (Fisika ITS), Mas Septian (Matematika ITS) yang merupakan kerabat dekat zelvy juga. Idenya biasa, hanya ingin mengadakan tepung party sehari setelah hari ultahnya. Sengaja kita tidak mengucapkan selamat dulu, agar lebih terkesan ‘sadis’.

Malam itu (9 Februari 2010, 20.00) saya dan ketiga teman sudah berada di depan kos Zelvy. Kita membawa Kue tart + Lilin 20 + Tepung + 4 botol air. Fani bertugas memancing Zelvy dengan pura-pura meminjam Flashdisk. Saya, Rina, Mas septian berjaga membawa air di tangan dan tepung setengah kilo.

Trap.. trap trap..

Zelvy keluar dari kos, byurrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr!!!!!!!!!!!!!!

Empat botol air dan setengah kilo tepung mendarat dengan sempurna di sekujur tubuhnya. Jilbab, rok, jaket, kaos yang semula hitam menjadi putih dengan hiasan tepung yang lengket di beberapa tempat.

Dia terdiam, jongkok. Entah kaget, mengangis, terharu dan sebagainya. Beberapa detik kemudian, dia berdiri dan mengumpat “BUSSSUUUUUUUUUUUU*!!! kalian semuaaa, jahaaaaaatttt..” Umpatannya malah membuat kami tersenyum lebar. Melihat wajah kami yang terkesan sangat puas, dia berlari mengejar kami satu persatu. Saya yang saat itu paling dekat dengan dia menjadi orang yang pertama kali dipelukk erat-erat. Sekarang tidak hanya Zelvy, saya pun kotor dan bertepung.

Tidak ingin terlalu meyiksa, kami pun merayakan ultahnya dengan cara ‘benar’. Satu kue tart kecil berhias lilin merah siap ditiup. Dia memejamkan mata, tersenyum. “Make a wish duluuuu doooonggg”. Zelvy mengucap doa. Lalu ia meniup lilin kecil. Alunan lagu happy birthday mengantarkannya menuju angka 20…

Selamat Ulang Tahun Sahabat🙂. Semoga hari-harimu menjadi lebih indah, seindah kalimat semangatmu yang selalu kau kobarkan.

Meski dikerjain, Siempunya Hari Akan Tetap Bahagia

Sesaat setelah menjadi monster tepung, dia berkata “Ulah kaliannn ini yaaa, aku baru aja cuci rambut tau.. Oke gini. Fani nyuci jilbabku. Oca nyuci rokku. Rina nyuci kaosku. Mas Septian kebagian jaketku… Tanggunggg jawabbbbbbbb…!!”. Dengan entengnya Fani menjawab ”Lepas sekarang, akan kami cuci”.. Seketika kami pun terbahak-bahak…

Zelvy tersenyum melihat ulah kami. Meski sempat mengumpat, raut wajahnya tidak bisa berbohong. Matanya berbinar, senyumnya terkembang..Terima kasih yaahh sayaaaanggg, love you all..

***

Hmm.. Selama saya menjadi mahasiswa, banyak tipe perayaan ulang tahun yang saya temui. Yang paling sering dan menjadi tradisi adalah menceburkan teman ke danau Dawson Creek (Danau Statistika). Selain itu membuat ia menagis dengan menyembunyikan barang kesayangan, melempar telor, dan sebagainya. Apapun yang kita siapkan untuk teman kita pasti akan membekas di hati mereka. Mereka tetap senyum menerima ’aniaya’ yang kadang terkesan sadis. Beberapa teman yang telah menjadi korban mengatakan bahwa : meski ’disakiti’, mereka sangat terkesan, dan memori in tidak akan mereka lupakan…

So, Buat kejutan untuk teman ? Siapa Takut😉