Saatnya Menjadi Penulis

Menulis. Tiap hari seseorang pasti sempat menulis. Entah menulis diary, cerita pendek, puisi, maupun sekedar catatan belanja. Menulis meliputi banyak hal, ada yang sifatnya ‘hanya’ menulis, seperti catatan belanja, kuliah, dll., ada pula yang menulis yang kreatif, contohnya cerpen, puisi, esai, dll.

Sebenarnya, apa sih menulis itu?

Menurut Northrop Fyre, menulis itu mengoperasikan cara berpikir seperti mempraktikan artikulasi ide sehingga menjadi rangakaian kata yang tepat.

Susahkah Menulis itu?

Menulis bukan hal yang sulit, jika memang seseorang ingin menulis. Tidak hanya bermodal niat dalam hati, tetapi juga aplikasi niat menjadi sebuah tindakan nyata. Ibaratnya, “jika tidak ada tindakan, kita tidak tahu apakah perut buncit itu pertanda hamil atau hanya kumpulan gas dalam lambung”. Seperti yang dikatakan Joanna Foster dalam Pages, Pictures, and Print; bakat bukanlah segalanya, yang terpentig adalah kerja keras. Tanpa kerja keras, bakat yang ada dalam diri kita akan semakin tumpul dan pudar.

Sumber menulis dapat berasal dari berbagai hal. Sumber inspirasi bisa datang dari mana saja, contoh : bacaan, hobi, info berita, hasil penelitia, wawancara, dll. Jika memang dari mana saja kita dapat menulis, apa yang dibutuhkan sebenarnya? Yang sebenarnya dibutuhkan adalah kepekaan, perhatian, pikiran terbuka dan kebebasan jiwa. Dalam hal ini kita dituntut peka dalam menghadapi situasi dan fenomena yang ada. Selain itu perlu pemikiran kritis yang dituangkan menjadi alternative pemecahan masalah tersebut. Untuk memulainya, menulislah hal-hal yang kita sukai, atau hal-hal yang kita kuasai. Hal semacam ini akan membantu banyak dalam perumusan ide maupun solusi.

Lihatlah : Banyak Penulis Terkenal, ’Menghasilkan’, Event Menulis Mulai Marak

Jika anda masih belum ingin menulis, coba tengok keberhasilan penulis buku best seller; seperti J.K. Rowling, Habiburahman as-siraji, Andrea Hirata, dan sebagainya. Mereka merupakan orang-orang hebat yang dapat menghasilkan berbagai keuntungan dengan menulis.

Saat ini, menulis telah menjadi habits setelah dianggap ‘layak’ sebagai profesi. Banyak orang yang menjadi penulis lepas di berbagai media massa, seakan-akan menulis dapat menjadi ‘dana abadi’ bagi penulisnya. Banyak penulis yang awalnya hanya orang yang sekedar ingin menyalurkan bakat, dan sekarang mereka hidup dari tulisannya tersebut

Jika kita sering browsing, mengikuti perkembangan kampus, kita akan menemui banyak event, pelatihan, maupun lomba yang memuat topik ‘menulis’ sebagai topik utama. Contonhya saja, DIKTI menggelar PKM (Program Kreativitas Mahasiswa), berbagai kampus ternama mengadakan Lomba Karya Tulis Ilmiah bidang ini-itu, Kompetisi Menulis Cerpen, dan sebagainya.

Teknologi juga sekarang sudah sangat membantu kita dalam menulis. Tidak semua harus repot-repot mengirim via pos, cukup dengan email dan pengiriman online kita juga bisa mengikuti event-event tersebut.  :)

There’s a will, there;s a way.

Lets start Writtin :)

Posted on February 11, 2010, in About Writing and tagged , , , , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: